Tentang Alitra

Pusat Literasi

Publikasi

Kontak Alitra

Korporasi

Berita

Lihat semua

Baca Bersama Alitra: Klub Buku Perempuan di Bali

Baca Bersama Alitra: Klub Buku Perempuan di Bali

Sebagai wujud komitmen Alitra untuk meningkatkan minat membaca masyarakat, Alitra mengadakan klub buku khusus perempuan di Bali. Klub buku "Baca Bersama Alitra" merupakan klub buku yang pertama kali diadakan oleh Alitra. Dalam klub buku, para partisipan tidak hanya...

read more
Alitra Mendorong Lahirnya Karya-Karya Baru di Dunia Literasi

Alitra Mendorong Lahirnya Karya-Karya Baru di Dunia Literasi

Dalam semangat mendukung literasi dan kreativitas, PT Agen Literasi Nusantara atau dikenal dengan sebutan Alitra memulai perjalanannya sebagai sebuah agen literasi serta bisnis penerbitan. Alitra berkomitmen untuk memberikan akses bagi siapa saja, dari latar belakang profesi apa pun, untuk menerbitkan karya.

read more

Esai

Lihat semua

Masihkah “Kita” Salah Menggunakan Kata “Kami”?

Masihkah “Kita” Salah Menggunakan Kata “Kami”?

Tahu enggak sih, walaupun terdengar seperti memiliki makna yang sama, ternyata pronomina “kami” dan “kita” memiliki pemaknaan yang berbeda, loh! Nah, hal seperti itu di dalam dunia linguistik (bahasa) disebut dengan istilah klusivitas, yaitu sebuah konsep bahasa yang digunakan untuk menggambarkan hubungan si pembicara dengan lawan bicaranya

read more
Bahasa, Sejarah, dan Propaganda

Bahasa, Sejarah, dan Propaganda

Subjektivitas dalam penulisan sejarah memang suatu hal yang tidak dapat dihindari oleh para sejarawan. Dampaknya, beberapa sejarah yang kita terima saat ini ternyata luput dari fakta-fakta yang sesungguhnya.

read more

Cerpen

Lihat semua

Teh Poci

Teh Poci

Kebiasaanku minum teh poci sudah berlangsung sejak kecil. Engkong —panggilan kakek dalam keluarga kami, adalah orang pertama yang memperkenalkan kenikmatannya. Setiap sore, Engkong menyeruput secangkir teh poci dengan sebongkah kecil gula batu dan beberapa potongan pisang goreng. Terkadang, pisang goreng berganti menjadi poffertjes. Terkadang onde-onde atau kue ku. Kami biasanya menghabiskan waktu minum teh sore di kebun belakang, Engkong dengan koran sore-nya, aku dengan majalah Bobo.

read more

Puisi

Lihat semua

Menjadi Pendosa

Menjadi Pendosa

Angin menghembuskan pikiran-pikiran laknat
Tentang dosa lama yang sulit dilupa
Leherku tercekik

read more
Hujan Kelana

Hujan Kelana

Hujan
Gemuruh
Suara genteng yang genting
Tangis pengemis
Dan ocehan kuli bangunan

read more