Hujan Kelana

by Suci Amalia
Hujan
Gemuruh
Suara genteng yang genting
Tangis pengemis
Dan ocehan kuli bangunan
Airnya merangsang bau tanah yang penuh murka
Masuk tanpa permisi di dubur-dubur rumah kelana
Adakah nyanyian hujan yang diaminkan seluruh insan?
Atau nyiurnya adalah wadah untuk bersumpah serapah?
Kepalaku pening tiap kali hujan datang
Romantisasi rintik adalah omong kosong yang usang
Ayahku dibuatnya lengket dengan tanah saat ia datang
Sedang saudaraku, dibuatnya menjadi atlet dadakan
Berkucar-kacir ke sana ke mari
Memaki
Menyiasati hari
Menyumpahi diri
