Sayembara Mengeja Damai
Rp75.000
Kapan terakhir kali kita mengucapkan terima kasih kepada diri sendiri? Kapan terakhir kali kita memeluk diri sendiri? Jika kita belum sema sekali melakukannya, segera ucapakan terima kasih dan peluk pelan-pelan diri sendiri. Sering kali diri sendiri adalah orang yang paling kita tinggalkan sekaligus paling kita perah. Buku kumpulan puisi ini hadir untuk membangunkanmu dari usaha keras memerah diri sendiri juga menyadarkanmu untuk memaknai cinta yang penuh untuk diri sendiri.
Penemuan kedamaian dan kebebasan adalah perjalanan panjang yang dilalui oleh macam-macam kecemasan, kesakitan, hingga depresi. Puisi-puisi dalam buku ini merekam segala luka dan juga upaya negosiasi untuk pulih pelan-pelan. Terbagi dalam tiga bagian seperti bagian Hari Kemarin yang merekam masa lalu yang sudah berlalu; bagian Menjelang Hari Ini yang merekam kesadaran menjalani hari ini; bagian Menuju Esok Hari adalah harapan akan masa depan yang lebih lapang tanpa adanya ketakutan.
Kumpulan puisi ini hadir sebagai karya untuk menemani perjalanan panjang menemukan kebebasan dengan upaya kesadaran bahwa masa lalu telah berlalu, jalani masa kini, dan masa depan belum datang.
| Dimensions | 14 × 20 cm |
|---|---|
| Judul | Sayembara Mengeja Damai |
| Penulis | Ajeng Restiyani |
| ISBN | 978-634-04-3345-6 |
| Penerbit | Agen Literasi Nusantara |
| Dimensi | 14 x 20 cm |
| Halaman | 134 |
| Berat | 0.3 kg |
| Sampul | Soft cover |
| Tahun Terbit | 2025 |

